header-rmexpose
    Jumat , 10 September 2010    Bapepam: BUMI & DEWA Harus Diganjar Sanksi       Distribusi Penyaluran Bensin Pertamina Perlu Diinvestigasi      DPR Pertimbangkan Kucuran Dana Tambahan Rp 350 Miliar      IPO 2012, Saham Garudafood Mulai Diburu Investor      Indosat Tunda Tanggal Pembelian Obligasi      CMNP Lepas Proyek Jalan Tol Di Filipina      Jual Anak Usaha, Laba Intiland Melejit 35 Kali Lipat  
 
Medco Siap Ekspor 70% Hasil Kilang Gas Senoro
Kamis, 11 Maret 2010, 00:08:56 WIB
 
 

Industri Makanan Segera Beralih Ke BBM

Jakarta, RMexpose.Kebijakan tata niaga gas di dalam negeri tampaknya benar-benar amburadul. Di tengah sulitnya pasokan gas dalam negeri, PT Medco Energi Internasional Tbk akan mengekspor 70 persen hasil dari kilang gas alam cair (LNG) Donggi Senoro.

Menurut Presiden Komisaris Medco Energi Internasional Hil­mi Panigoro, pemerintah telah menetapkan pembagian tersebut. “Untuk domestik kita jual 30 per­sen,” ujar dia di Jakarta, kemarin.

Kilang tersebut, kata dia, di­per­ki­rakan akan menghasilkan 300 juta kubik per hari. Sedangkan ca­dangan pasti kilang ini men­capai 2,05 triliun kaki kubik.

Rencananya kilang miliik PT Pertamina (Persero) dan PT Med­co Energi Internasional Tbk, serta Mit­shubishi itu akan mulai ber­operasi setelah pemerintah mem­berikan ijin untuk mem­bangun. “Mudah-mudahan dalam waktu de­kat,” tutur Hilmi.

Niat Medco untuk mengekspor gas ini terjadi di tengah hiruk pi­kuk krisis gas dalam negeri. Bah­kan, niat tersebut seolah ber­ten­tangan dengan teriakan para pe­ngusaha domestik yang menilai pe­merintah tidak melindungi industri dalam negeri. Penyesalan ini lantaran pemerintah dinilai tidak bisa mengatasi krisis gas ba­gi industri dalam negeri, khu­susnya Jakarta dan sekitarnya.

Ketua Umum Gabungan Pe­ngu­saha Makanan dan Minuman (Gapmi) Thomas Darmawan me­nyatakan, ke­butuhan gas bagi in­dustri sa­ngat vital, sehingga tidak bisa kom­promi bila pasokan bahan bakar itu tidak mengalir. “Kalau be­gini, industri jadi bingung,” ka­ta Thomas.

Menurut dia, seharusnya Ke­men­terian Energi dan Sumber Da­ya Mineral segera mencari peng­ganti sumber gas yang bisa me­masok kekurangan itu. “Saya dengar akan diisi dari salah satu kilang, tapi nyatanya kami masih kekurangan gas,” ujarnya.

Aki­bat­nya, kata Thomas, bia­ya pro­duk­si men­jadi naik akibat beralih pada bahan bakar minyak. “Mau ti­dak mau kami harus meng­gu­nakan BBM,” imbuhnya.

Selain itu, kata Thomas, ke­langkaan gas juga berpotensi me­nurunkan pen­da­patan daerah. Ya­ng lebih penting, ke­percayaan in­vestor asing yang telah mena­nam­kan modal men­di­rikan pab­rik bakal hilang, ka­rena tidak mendapatkan pasokan gas. DIN
 
Baca Juga :
 
Untitled Document
      Kamis, 29 Juli 2010 00:11:51 WIB
      Stephen Liestyo, Direktur Perbankan Konsumer BII
      Kembangkan Basis IT Dukung E-Banking
       
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:10 WIB
      Lea Indra Kartika, Communication Director PT Ford Motor Indonesia
      Diminta Tingkatkan Kepedulian Pelanggan
       
      Senin, 26 Juli 2010 00:16:21 WIB
      Taufan Wijaya Sakti, Director of Sales Speedup PT MLW Telecom
      Punya Segudang Inovasi Untuk Bersaing
       
Untitled Document
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:32 WIB
      Sandera Politik Darmin Nasution
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Badan Anggaran DPR Dan Ketua Kadin Indonesia
       
      Jum'at, 23 Juli 2010 00:17:57 WIB
      Tantangan Berat Perbankan Syariah
      Oleh: Januar Armansyah, Consumer Business Development Department Head BRI Syariah
       
      Rabu, 21 Juli 2010 00:06:45 WIB
      Mencermati RUU Pencucian Uang
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Pansus RUU PPTPU/Komisi III DPR
       
 
Untitled Document

World Index

Index Code 09/06 09/07 Change
Pts %
JCI 3.217,153.230,8913,740,43
All Ordinaries 4.615,704.613,00-2,70-0,06
Hang Seng 21.355,7721.401,7946,020,22
Nikkei 225 9.301,329.226,00-75,32-0,81
FTSE Bursa Malaysia KLCI1.434,681.434,27-0,41-0,03
SET 931,52926,09-5,43-0,58
STI 3.034,583.036,091,510,05
Dow Jones *10.320,1010.447,93127,831,24
FTSE 100 *5.428,155.439,1911,040,20
FTSE ASEAN *586,52592,235,710,97
FTSE ASEAN 40 *11.440,4811.572,67132,191,16

 * Data tanggal 2, 3 dan 6 September 2010

 

 

 
  Untitled Document
Keuangan Elektronik Energi Transportasi Seluler Corporate Otomotif Properti Wisata

Copyright © 2007 Rakyat Merdeka.
Browser : Menampilkan Nama Browser CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html) Menampilkan Nama Browser | 202.43.162.2